<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3406090896008392080</id><updated>2011-04-21T20:47:40.583-07:00</updated><category term='Renungan'/><category term='Kisah'/><title type='text'>Ruang Hikmah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>r. cepy ramandha bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09229273124649162335</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/143/386444167_26e32eafa5.jpg?v=0'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3406090896008392080.post-2676521507280503689</id><published>2007-01-21T09:17:00.000-08:00</published><updated>2007-01-21T09:18:25.335-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>PENDERITAAN ADALAH AWAL DARI PENCERAHAN</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Seorang&lt;/span&gt; koki memasukkan buncis ke dalam kuali yang penuh minyak untuk dimasak. Buncis itu melompat-lompat kepanasan, ia meronta, meloncat ke tepi kuali dan berteriak, “Mengapa kau bakar aku? Tak cukupkah kau telah beli aku? Mengapa kau juga harus menyiksaku?”&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Koki itu membenamkannya kembali ke dalam kuali dengan sendoknya dan berkata, “Tenanglah, mendidihlah engkau dengan baik! Jangan lompat terlalu jauh dari ia yang menyalakanmu. Aku tak merebusmu karena aku membencimu. Aku memasakmu agar kau menjadi lezat dan penuh cita rasa. Agar kau dapat menjadi makanan dan bersatu dengan kehidupan. Penderitaanmu tak disebabkan karena aku menghinakanmu! Ketika kau segar dan hijau, kau selalu meminum air di kebun. Kau meminum air itu untuk bersiap menghadapi api ini.”&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Kasih sayang Tuhan lebih besar dari penderitaan yang Dia berikan. Kasih sayang-Nya senantiasa lebih besar dari murka-Nya. Kau dididihkan dalam penderitaan dan kesengsaraan, tiada lain agar ego dan eksistensi dirimu lenyap tak berbekas! Kau berubah menjadi makanan, kekuatan, dan pikiran yang luhur. Dahulu kau lemah, kini kau seperkasa singa hutan&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3406090896008392080-2676521507280503689?l=jiwamuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/feeds/2676521507280503689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3406090896008392080&amp;postID=2676521507280503689' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/2676521507280503689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/2676521507280503689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/2007/01/penderitaan-adalah-awal-dari-pencerahan.html' title='PENDERITAAN ADALAH AWAL DARI PENCERAHAN'/><author><name>r. cepy ramandha bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09229273124649162335</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/143/386444167_26e32eafa5.jpg?v=0'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3406090896008392080.post-5840278773077106482</id><published>2007-01-21T09:15:00.000-08:00</published><updated>2007-01-21T09:17:02.453-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>KEJUJURAN</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Pada&lt;/span&gt; tahun keenam Hijriyah, Abu Sufyan berniaga ke Syam. Di sana ia mendapat undangan khusus dari Kaisar Heraclius untuk berdiskusi seputar sifat Muhammad SAW serta ajaran yang didakwahkannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Abu Sufyan yang saat itu belum memeluk Islam serta masih memusuhi Islam dan kaum Muslimin, dengan tegas menjelaskan sifat dan akhlak mulia Rasulullah SAW. Muhammad SAW adalah sosok manusia yang jujur tanpa pernah sekalipun berdusta.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Muhammad SAW mengajak manusia untuk mengesakan Tuhan dan berbudi pekerti luhur. ‘’Demi Allah, jika bukan karena aku khawatir orang-orang akan menjuluki diriku sebagai seorang pendusta, niscaya aku akan berdusta tentang Muhammad.'’ (HR Al-Bukhari).&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Rasulullah SAW memang terkenal sebagai orang yang jujur dan berakhlak mulia. Semenjak kecil beliau sudah menyandang julukan al-Amin yang artinya tepercaya. Abu Jahal yang selama hidupnya memusuhi Islam dan kaum Muslimin yang bahkan sempat mau membunuh Rasulullah SAW pernah mengatakan, ‘’Kami tidak mendustakanmu, wahai Muhammad (karena kami tahu bahwa engkau adalah orang yang jujur). Kami hanya mendustakan agama yang engkau dakwahkan.'’&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Allah SWT berfirman, ‘’Sungguh Kami mengetahui bahwa apa yang mereka katakan itu membuatmu sedih. (Namun ketahuilah) Sesungguhnya mereka tidak mendustakanmu, akan tetapi orang-orang zalim itu mendustakan ayat-ayat Allah.'’ (QS Al-An’am [6]: 33).&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Suatu hari seorang sahabat bertanya pada Rasulullah SAW. ‘’Apakah seorang Mukmin akan berdusta?'’ Dengan tegas Rasulullah SAW menyatakan tidak. Kemudian beliau membaca ayat 105 Surat An-Nahl (16). ‘’Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kedustaan adalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah. Dan mereka itu adalah orang-orang pendusta.'’&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Dapat disimpulkan bahwa orang yang beriman, meyakini eksistensi Allah SWT dan pengetahuan-Nya atas semua amal perbuatan manusia. Seseorang yang berdusta menganggap bahwa Allah SWT tidak ada, atau Allah SWT ada tetapi tidak mengetahui kedustaan yang dilakukannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Sebab, salah satu tanda kemunafikan adalah kedustaan. ‘’Dia adalah munafik walaupun dia melakukan shalat dan berpuasa, serta menyangka bahwa dirinya beriman.'’ (HR Muslim).&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Dalam kesempatan lain, Rasulullah SAW bersabda, ‘’Sesungguhnya kejujuran akan membawa kebaikan, dan kebaikan akan mengantarkan orang ke dalam surga. Tidaklah seseorang selalu berkata jujur atau berusaha untuk selalu jujur, sehingga Allah mencatatnya sebagai orang yang jujur. Sebaliknya, kedustaan akan membawa kedurhakaan, dan kedurhakaan akan menjerumuskan orang ke neraka. Dan tidaklah seseorang selalu berdusta atau berusaha menutupi kedustaannya dengan kedustaan yang lain, kecuali Allah akan mencatatnya sebagai seorang pendusta.'’ (HR. Muttafaq ‘Alaih dari Ibn Mas’ud). &lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3406090896008392080-5840278773077106482?l=jiwamuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/feeds/5840278773077106482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3406090896008392080&amp;postID=5840278773077106482' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/5840278773077106482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/5840278773077106482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/2007/01/kejujuran.html' title='KEJUJURAN'/><author><name>r. cepy ramandha bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09229273124649162335</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/143/386444167_26e32eafa5.jpg?v=0'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3406090896008392080.post-6888961592814147181</id><published>2007-01-21T09:11:00.000-08:00</published><updated>2007-01-21T09:15:31.396-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>KELALAIAN</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Kaset&lt;/span&gt; itu berputar cepat. Aku mengikuti doa imam dengan penuh perhatian dan kecermatan. Aku mengulangi doa itu untuk kesekian kalinya. Sekali lagi, dan sekali lagi. Setiap doa yang diucapkannya .. Segala yang diucapkan dan menjadi doanya adalah benar adanya. Hidup kita memang akan berakhir …. Kita akan dimandikan, dikafani, kemudian diletakkan di liang lahat, di dalam tanah. Nama kita akan segera terlupakan.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Namun suara yang diiringi dengan kekhusyuan itu membuatku terdiam sesaat. .. Aku memutar kembali kaset itu untuk ketiga kalinya .. &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Saudariku adalah profil seorang wanita da’i yang bersungguh-sungguh. Ia telah berusaha mengubah diriku menjadi orang yang selalu memelihara shalat, untuk selalu berbuat taat. Ia berusaha semaksimal mungkin, melalui kata-kata, melalui kaset dan melalui buku-buku. &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Suatu hari, ketika dia sedang mengendarai mobil bersamaku, kami terlibat pembicaraan. Ketika kami hendak turun, saudariku itu meletakkan kaset ini ke dalam Tape Recorder. &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Keesokan harinya, aku keluar rumah dengan santai, tanpa perasaan apa-apa. Dengan sembarangan aku menekan tombol tape, tanpa ingat kaset apa yang terdapat di dalamnya. Seperti biasanya, aku membayangkan suara lagu yang aku sukai. Akan tetapi sudah menjadi takdir Allah, yang ada dalam tape itu ternyata adalah kaset tersebut. Aku mendengarkannya pada pagi hari, lalu kuulangi lagi pada sore harinya, dan juga sesudah Isya’. &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Aku bertanya: “Kaset apa yang engkau letakkan di sini?” &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Saudariku balik bertanya: “Apakah engkau tertarik?” “Tentu saja.” Jawabku. Tak seperti biasanya, ia menyambut ucapanku dengan suka cita. Ia tampak begitu gembira. Di tangannya terdapat buku, lalu diletakkan di sampingnya. Ia kembali mengulangi pertanyaannya: “Apakah engkau betul-betul tertarik dengan suara dan bacaan imam itu?” “Sungguh, aku tertarik.” Jawabku lagi. &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Jawabanku itu menjadi pembuka percakapan kami yang panjang. Perbincangan semacam itu berulang beberapa kali. Namun kali ini, sungguh jauh berbeda. Di akhir perbincangan, saudariku berkata: &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;“Saya akan bacakan kepadamu yang baru saja kubaca: “Suatu hari, Hasan Al-Bashri lewat di hadapan seorang pemuda yang tenggelam dalam tawanya, ketika ia duduk bersama teman-temannya. Hasan berkata kepadanya: “Wahai pemuda! Pernahkah engkau melewati Ash-Shiraat?” Sang pemuda menjawab: “Belum.” Beliau bertanya lagi: “Apakah engkau tahu, sedang berjalan menuju Surga atau Neraka?” “Tidak.” Jawab pemuda itu lagi. “Lalu apa arti tawamu itu?” Tanya beliau lagi. &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Sejenak kami terdiam. Kemudian saudariku itu menengok ke arahku, seraya berkata: “Sampai kapankah kelalaian ini akan terus berlangsung?”&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3406090896008392080-6888961592814147181?l=jiwamuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/feeds/6888961592814147181/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3406090896008392080&amp;postID=6888961592814147181' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/6888961592814147181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/6888961592814147181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/2007/01/kelalaian.html' title='KELALAIAN'/><author><name>r. cepy ramandha bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09229273124649162335</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/143/386444167_26e32eafa5.jpg?v=0'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3406090896008392080.post-5591503870618256113</id><published>2007-01-17T11:05:00.000-08:00</published><updated>2007-01-17T11:08:42.199-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>IBUNDA, KENAPA ENGKAU MENANGIS</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in;font-family:arial;"&gt;       &lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Suatu&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu,       mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah       seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi.       Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak       akan pernah mengerti...."&lt;/span&gt;&lt;o:p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;       &lt;/o:p&gt;       &lt;/span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kemudian, anak itu bertanya       pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis       tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semua wanita       memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa       diberikan ayahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style=""&gt;Lama       kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya,       mengapa wanita menangis.&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pada suatu malam, ia bermimpi       dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali       menangis?"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan       wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu       menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus       cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kuberikan wanita kekuatan       untuk dapat melahirkan, danmengeluarkan bayi dari rahimnya, walau,       seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kuberikan keperkasaan, yang       akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah       putus asa.&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pada wanita, Kuberikan       kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau       lelah, tanpa berkeluh kesah.&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kuberikan wanita, perasaan       peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi       apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu       melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan       memberikan kehangatan pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style=""&gt;bayi-bayi       yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan       kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kuberikan wanita kekuatan       untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan enjadi pelindung       baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style=""&gt;jantung       agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style=""&gt;memberikan       pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah       melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji       setiap kesetiaan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style=""&gt;diberikan       kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling       menyayangi.&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dan, akhirnya, Kuberikan ia       air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan       kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah       kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah       air mata kehidupan".&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt;Maka, dekatkanlah diri kita       pada sang Ibu kalau beliau masih hidup &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3406090896008392080-5591503870618256113?l=jiwamuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/feeds/5591503870618256113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3406090896008392080&amp;postID=5591503870618256113' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/5591503870618256113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/5591503870618256113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/2007/01/ibunda-kenapa-engkau-menangis.html' title='IBUNDA, KENAPA ENGKAU MENANGIS'/><author><name>r. cepy ramandha bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09229273124649162335</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/143/386444167_26e32eafa5.jpg?v=0'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3406090896008392080.post-7865706088563109570</id><published>2007-01-17T10:49:00.001-08:00</published><updated>2007-01-17T11:01:40.485-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>PELAJARAN SANG KELEDAI</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Suatu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;hari keledai milik seorang petani jatuh ke       dalam sumur. Sementara si petani, sang pemiliknya, memikirkan apa yang       harus dilakukannya.Akhirnya, ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan       sumur juga perlu ditimbun karena berbahaya. Jadi tidak berguna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" &gt;      menolong si keledai. Ia mengajak tetangganya untuk membantu-nya. Mereka       membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;p class="MsoBodyText"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ketika si keledai       menyadari apa yang sedang terjadi, ia meronta-ronta. Tetapi kemudian, ia       menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah dituangkan ke dalam sumur, si       petani       melihat ke dalam sumur dan tercengang melihatnya.Walaupun punggungnya       terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan       sesuatu yang menakjubkan.Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah       yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. Si petani       terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;     itu, namun si keledai juga terus menguncangkan badannya dan kemudian       melangkah naik. Si keledai akhirnya bisa meloncat dari sumur dan kemudian       melarikan diri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);" class="MsoBodyText"&gt;Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepada kita, segala       macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari "sumur"       (kesedihan dan masalah) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan       kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari       "sumur" dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoBodyText" style="text-indent: 0.5in; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Setiap masalah-masalah       kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari       "sumur" yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah       menyerah. Guncangkanlah hal-hal negatif yang menimpa dan melangkahlah       naik.&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3406090896008392080-7865706088563109570?l=jiwamuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/feeds/7865706088563109570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3406090896008392080&amp;postID=7865706088563109570' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/7865706088563109570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/7865706088563109570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/2007/01/pelajaran-sang-keledai_17.html' title='PELAJARAN SANG KELEDAI'/><author><name>r. cepy ramandha bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09229273124649162335</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/143/386444167_26e32eafa5.jpg?v=0'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3406090896008392080.post-4293065421046983283</id><published>2007-01-17T10:43:00.000-08:00</published><updated>2007-01-17T10:46:27.275-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>BATU KECIL</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Seorang&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi.       Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya       yang ada di bawahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;       Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya       karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja,       sehingga usahanya sia-sia saja. &lt;/span&gt;&lt;o:p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;       &lt;/o:p&gt;       &lt;/span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Oleh       karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba       melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja,       mengambil uang itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;       lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua       pun memperoleh hasil yang sama. Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil       batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai       kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas?       Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;       &lt;/span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;font-size:12;"  &gt;Allah       kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita       menengadah kepadaNya. Seringkali Allah melimpahi kita dengan rahmat,       tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Karena       itu, agar kita selalu mengingat&lt;br /&gt;     kepadaNya, Allah sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3406090896008392080-4293065421046983283?l=jiwamuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/feeds/4293065421046983283/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3406090896008392080&amp;postID=4293065421046983283' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/4293065421046983283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/4293065421046983283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/2007/01/batu-kecil.html' title='BATU KECIL'/><author><name>r. cepy ramandha bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09229273124649162335</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/143/386444167_26e32eafa5.jpg?v=0'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3406090896008392080.post-6536487391163757960</id><published>2007-01-17T10:38:00.000-08:00</published><updated>2007-01-17T10:42:20.079-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>CERITA DARI GUNUNG</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Seorang&lt;/span&gt;       bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya.       Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. "&lt;i&gt;Aduhh!"&lt;/i&gt;       jeritannya memecah&lt;br /&gt;     keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar       suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, "&lt;i&gt;Aduhh!".&lt;/i&gt;       Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, "&lt;i&gt;Hei! Siapa kau?"&lt;/i&gt;       Jawaban yang terdengar, "&lt;i&gt;Hei! Siapa kau?"&lt;/i&gt; Lantaran kesal       mengetahui       suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, "&lt;i&gt;Pengecut kamu!"&lt;/i&gt;       Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan       serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, "&lt;i&gt;Apa       yang terjadi?"&lt;/i&gt; Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, "&lt;i&gt;Anakku,       coba perhatikan."&lt;/i&gt; Lelaki itu berkata keras, "&lt;i&gt;Saya kagum       padamu!"&lt;/i&gt; Suara di kejauhan menjawab, &lt;i&gt;Saya kagum padamu!"&lt;/i&gt;       Sekali lagi sang ayah berteriak "&lt;i&gt;Kamu sang juara&lt;/i&gt;!" Suara       itu menjawab, "&lt;i&gt;Kamu sang juara!"&lt;/i&gt; Sang bocah sangat       keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah       menjelaskan, "Suara itu adalah &lt;i&gt;gema&lt;/i&gt;, tapi sesungguhnya itulah &lt;i&gt;kehidupan."&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;       &lt;/o:p&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);" class="MsoBodyTextIndent"&gt;Kehidupan memberi umpan balik atas semua       ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas       tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia       ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu.Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan       kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau       berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah       bayangan dirimu.&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3406090896008392080-6536487391163757960?l=jiwamuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/feeds/6536487391163757960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3406090896008392080&amp;postID=6536487391163757960' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/6536487391163757960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3406090896008392080/posts/default/6536487391163757960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jiwamuslim.blogspot.com/2007/01/cerita-dari-gunung.html' title='CERITA DARI GUNUNG'/><author><name>r. cepy ramandha bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09229273124649162335</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/143/386444167_26e32eafa5.jpg?v=0'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
